Pagi Ini 24 Oktober 2005
Senin 24 Oktober 2005. Ketika di atas
bus Mayasari Bakti 107, tersadar bahwa udara terasa sedang, cenderung
sejuk. Tidak panas seperti biasa. Kemudian melihat sinar matahari yg
mengenai tangan saya, ternyata tidak panas. menengadah ke atas,
ternyata matahari memang tertutup awan mendung sedang, yg tipis
sehingga sinar matahari tetap sampai namun tidak terik. Ditambah jalan
yang tidak macet seperti biasa, mungkin karena Romadhon. Padahal
jam 10 siang lho! Yang biasanya macet, terik, dan cukup terasa asap
polusinya di hidung! Itu lah Jakarta sehari2.
Apakah ada kaitan Lailul Qodar? Entahlah. Mudah2an semua mendapatkannya. Amin.
Memang beberapa hari kemarin, Jakarta disertai mendung & hujan.
Dan mungkin akan berlanjut untuk sekian hari ke depan [Ramalan cuaca?
]
Saya coba menikmati perjalanan dalam bus ini. Sebuah "oase" dalam menjalani ruang dan waktu.


Like the first morning
Blackbird has spoken
Like the first bird
Praise for the singing
Praise for the morning
Praise for them springing
Fresh from the world
Sweet the rains new fall
Sunlit from heaven
Like the first dew fall
On the first grass
Praise for the sweetness
Of the wet garden
Sprung in completeness
Where his feet pass
Mine is the sunlight
Mine is the morning
Born of the one light
Eden so play
Praise with elation
Praise every morning
God’ s recreation
Of the new day
Morning has broken
Like the first morning
Blackbird has spoken
Like the first bird
Praise for the singing
Praise for the morning
Praise for them springing
Fresh from the world
Before the life battlecry recited again…..
October 24th, 2005 at 7:56 pm
Amien…
Insyaallah kita semua mendapat berkah dan hidayah dari Allah SWT, ya…dan juga Lailatul Qadar…