Dalam Diriku
Wednesday, August 31st, 2005Pada pagi hari 14 Agustus 2005 05:31 WIB, temanku mengirimkan suatu puisi lewat SMS:
dalam diriku mengalirsungai panjang
darah namanya
dalam diriku menggenang telaga darah
sukma namanya
dalam diriku meriak gelombang sukma
hidup namanya!
dan karena hidup itu indah
aku menangis sepuas-puasnya
darah namanya
dalam diriku menggenang telaga darah
sukma namanya
dalam diriku meriak gelombang sukma
hidup namanya!
dan karena hidup itu indah
aku menangis sepuas-puasnya
(Dalam Diriku, Sapardi Djoko Damono)
Beberapa saat kemudian setelah tersadar dari bantal
, saya pun menjawabnya :
Diriku dalam2 mnguap dalam pagi gelap semalam terlelap.
Tegap sigap mnghadap hidup lalui kelam mnuju terang dalam gegap.
Tegap sigap mnghadap hidup lalui kelam mnuju terang dalam gegap.
(Dalam diriku, Tgh Sudibyantoro)
Dan kemudian muncul lagi pesan singkat dari temanku itu pada 06:01 WIB :
He3..:D(dalam
diriku ada tawa trkikik pd pagi mmbca puisi yg mnghmpiri diiringi
instrumntal yanni)td itu ngetes hp aktif/ga.smsku k XL smlm kok ga da
report..
diriku ada tawa trkikik pd pagi mmbca puisi yg mnghmpiri diiringi
instrumntal yanni)td itu ngetes hp aktif/ga.smsku k XL smlm kok ga da
report..
Untuk temanku, terima kasih telah mengirimkan puisi2 yg dapat menggugah jiwa. Dan mendorong untuk membuat yg lainnya.
Yah hitung2 bermain otak kanan dalam istirahat.