Selamat hari kebangkitan nasional!
Friday, May 20th, 2005Selamat hari kebangkitan nasional! 20-05-2005. Angka yg cantique.
Mudah2an kita bisa tetap bangkit dan bangkit!
Amin.
Selamat hari kebangkitan nasional! 20-05-2005. Angka yg cantique.
Mudah2an kita bisa tetap bangkit dan bangkit!
Amin.
Pada suatu ketika, dalam perjalanan.
Kutemukan mutiara nun di sana. Menawan hati.
Tapi apa daya kapalku belum mampu merapat sehingga tak dapat mengambilnya seketika itu jua.
Hanya dapat kupandangi dari jauh. Belum bisa kuperbuat apa-apa.
Suatu ketika, mutiara itu mulai menjauh.
Dan sepertinya ku tak sanggup berbuat apa2.
Kapalku belum juga bisa merapat.
Ku termenung dan termangu-mangu.
Melihat ke dalam diri sendiri.
Ku berusaha selalu berdiri tegap, sehat & bagus dilihat.
Kuolah ragaku agar sehat & mampu berbuat lebih.
Tapi sepertinya itu belum cukup, mutiara?
Walau wajahku tidak sebagus artis-artis terkenal, ku tetap coba perhatikan.
Bersaing dgn Mandra pun aku berani. Hehehe.
Tapi sepertinya itu belum cukup, mutiara?
Ku berusaha bersikap yg terbaik.
Hangat, dekat, membangkitkan jiwa, baik diri dan yg lain.
Tetapi sepertinya itu belum cukup, mutiara?
Ku berusaha menggapai pendidikan yg terbaik yg ada di negeri ini.
Agar ku bisa berkumpul dgn yg terbaik & mendapatkan yg terbaik.
Tetapi sepertinya itu belum cukup, mutiara?
Ku berusaha berpikir jauh & terbaik.
Menggapai filosofi terdalam & tertinggi mengenai kehidupan ini, Tuhan, dan segalanya.
Walau sepertinya sudah cukup melampaui yg lain, tetap sepertinya belum cukup, mutiara?
Ku coba terapkan yg terbaik dalam hidup yg cuma sekali.
Menggapai yg terbaik yg bisa dilakukan di dunia ini, yg sepertinya jarang dilalui yg lain.
Tetapi tetap sepertinya belum cukup, mutiara?
Dan mutiara itu tidak mendekat, bahkan makin menjauh, lamat-lamat.
Kapalku tak jua mampu merapat.
Sedih? Sangat memang. Kecewa? Tidak perlu itu.
Karena setiapnya punya hak bergerak.
Terima kasih mutiara.
Karena telah melintas dalam hidupku.
Walau seperti komet Halley, hanya setiap 76 tahun sekali.
Walau bahkan seperti gerhana matahari total di suatu tempat, yang cuma sekian ratus tahun sekali.
Sekali dalam hidup ini.
Tapi setidaknya, telah kulihat keindahan.
Yang telah Tuhan ceritakan.
Dan telah Tuhan hamparkan.
Di dunia yg Ia ciptakan, sungguh mengesankan.
Wahai Kapten! Arahkan kami!
Wahai juru-juru mesin! Juru-mudi, kelasi!
Siapkan diri & tegarkan hati!
Kita siapkan kapal ini.
Siap & sanggup menuju harapan & cita-cita yg jauh, melampui.
Siap & sanggup pula untuk merapat, sehingga tidak ada mutiara lain yg terlewat, lagi.
Tapi Kapten, adakah mutiara yg mau bersama kita?
Melalui ombak & badai?
Memberi dukungan tak hingga?
Ataukah memang mutiara hanya mau berletakdiri dalam kerang nan nyaman mengkilau?
Tapi kesenyapan qalbu sebenarnya telah menjawab.
Berlayar, Kapten?
Temukan mutiara itu?
Aye!
= May day =
03.05.2005
Huge T
Jayakarta
Selatan
When there’s a journey to follow the star
When there’s an ocean to sail to far
And for the broken hearts there is the sky
And for tomorrow are those who can Fly
When there’s a shadow near, reach for the sun
When there is loving here, look for the one
And for the promises, there is the sky
And for the heavens are those who can fly
[Only If - Enya]
Said sail, Captain?